Seperti yang sudah diketahui, layanan perbankan yang paling banyak digunakan untuk transfer uang antar bank yaitu mobile banking, internet banking, ataupun metode online lainnya. Namun, sebenarnya layanan transfer online tersebut bermacam-macam, diantaranya kliring, RTGS, Bi Fast, dan transfer Online. Semua jenis layanan tersebut ternyata berbeda loh. Berkut penjelasannya.

bi fast
bi fast

Kliring 

Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) merupakan sistem infrastruktur yang digunakan oleh Bank Indonesia (BI) dalam penyelenggaraan transfer dana dan kliring berjadwal. Hal ini untuk memproses data keuangan elektronik (DKE) pada layanan transfer dana, layanan kliring warkat debit, layanan pembayaran regular, dan juga layanan penagihan regular. 

 Kliring ini bias juga ditemukan di mobile banking. Ketika akan mengirimkan uang menggunakan sistem kliring ini harus menunggu selama beberapa jam untuk pemrosesannya. Jadi, tidak bisa langsung masuk ke alamat rekening penerima. Saat ini, pemrosesan kliring di Bank Indonesia (BI) memiliki 5 waktu atau 2 jam sekali pada jam kerja. Transfer menggunakan kliring memang lebih mudah dibandingkan dengan transfer antar bank online. 

Real Time Gross Statement (RTGS) 

RTGS merupakan singkatan dari Real Time Gross Statement, yaitu sebuah jenis pembayaran untuk pengiriman uang dalam jumlah yang besar. RTGS ini menjadi opsi bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi pembayaran dengan nominal lebih dari Rp 100 Juta. Fungsi utama dari sistem pembayaran ini yaitu mentransfer uang ke alamat rekening tujuan secara real time. Meskipun demikian, hal tersebut bukan berarti uang yang akan dikirim dapat diterima di menit dan detik yang tepat. Sebab, proses pembayaran ini juga membutuhkan waktu tertentu. 

Pada umumnya, proses pengiriman uang menggunakan RTGS ini 4 jam atau mungkin bisa lebih cepat sampai ke rekening penerima. Kemudian, Anda juga akan dikenakan biaya RTGS ketika proses transaksi pengiriman. 

Transfer Online (real time)

Transfer online merupakan sistem pengiriman uang dalam waktu nyata. Untuk transfer intra bank selalu menggunakan sistem transfer online (real time) tersebut. Selain itu, dapat juga digunakan untuk transfer bank dalam jaringan utama yang sama (Misalnya, ATM Bersama, Prima, Alto, Link, dll), melalui ATM, Internet Banking, atau Mobile Banking. Namun, ada batasan jumlah maksimal per transfer, mulai dari Rp 15 Juta hingga Rp 25 Juta. Biaya transfer online antar bank pun bervariasi. Mulai dari Rp. 5000 hingga Rp. 7.500.

Bi Fast

Bi Fast merupakan sebuah layanan infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional untuk memfasilitasi pembayaran ritel secara real time, aman, efisien, dan tersedia setiap saat selama 24 jam sehari dalam satu minggu. Infrastruktur tersebut juga merupakan tonggak penting reformasi digitalisasi sistem pembayaran nasional. 

Meskipun sama-sama memiliki durasi transfer yang real-time dan bekerja 24 jam, layanan ini memiliki perbedaan dengan layanan transfer online biasa. 

Dalam segi biaya, layanan ini hanya mengenakan biaya admin sebesar Rp. 2.500 saat melakukan transfer uang. Sedangkan pada layanan transfer online biasa, masyarakat dikenakan biaya sebesar Rp. 6.500 per transaksinya. 

Kemudian dari segi nomina transaksi, kita bisa melakukan limit transaksi lebih banyak, yaitu sebesar Rp 250 Juta yang biasanya hanyalah Rp 100 Juta per transaksinya. 

Dengan demikian, terbukti sudah bahwa layanan ini lebih unggul dibandingkan transfer online biasa. Bank Sinarmas juga menyediakan kenyamanan bertransaksi pada SimobiPlus dengan Bi Fast yang mana banyak keuntungan lebih didalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.